Proses Meraih Gelar Profesi Ahli Nautika Tingkat III (ANT III) - Pelayaran Niaga

Saya Berhasil Mendapatkan Gelar Profesi Pelayaran Ahli Nautika Tingkat III di Usia 21 Tahun

Apa saja persyaratannya?

Dengan penuh rasa syukur, saya ucapkan terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga sampai detik ini masih diberi kesehatan yang tak ternilai harganya.

Terima kasih juga untuk kedua orang tua saya yang telah banyak berjasa, yang tak kenal lelah mendoakan dan memberikan semangat untuk saya, yang telah berjuang mati-matian membiayai pendidikan saya sampai detik ini. 

Terima kasih juga ku ucapkan untuk kekasihku Dyah Ayu W. yang selama ini masih setia memberikan semangat untuk saya sampai detik ini juga.

Terima kasih juga tak lupa saya ucapkan kepada rekan-rekan saya, terutama kawan seperjuangan saya selama ini.

Saya ucapkan selamat bagi kalian (rekan-rekan seperjuangan yang telah berhasil meraih gelar Ahli Nautika Tingkat III (ANT III).

Perlu kita ketahui bahwa untuk mendapatkan gelar ijazah profesi (ijazah laut), maka ada beberapa syarat yang wajib terpenuhi untuk meraih gelar ANT III (Ahli Nautika Tingkat III).


Adapun syarat yang wajib terpenuhi yaitu sebagai berikut :


1. Telah mengikuti study selama kurang lebih 6 (enam) semester dengan ketentuan 4 (empat) semester di kampus dan 2 (dua) semester di atas kapal (praktek laut/prala).

2. Setelah menempuh study selama kurang lebih 4 (semester) di kampus dan sebelum melaksanakan praktek laut (prala) setiap Taruna wajib mengikuti Ujian Keahlian Pelaut (UKP Pra-Prala) dan telah dinyatakan lulus ujian Pra-Prala.

3. Setelah selesai melaksanakan Prala (selama 12 bulan di atas kapal), wajib menyelesaikan Tugas Akhir (TA) dan menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah (KTI), serta dinyatakan lulus dalam ujian pendadaran/sidang oleh Dosen Penguji. 

4. Setelah dinyatakan lulus ujian pendadaran/sidang, wajib melaksanakan Ujian CRB (Cadet Record Book).

5. Setelah dinyatakan lulus ujian CRB, maka setiap Taruna sudah bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti wisuda Perwira Remaja Pelayaran untuk mendapatkan gelar ijazah darat Amd. Pel. (Diploma III Pelayaran), karena syarat mengikuti wisuda yaitu telah dinyatakan lulus ujian TA, KTI dan CRB.

Karena pada saat itu saya telah selesai semua pada bulan Juli/Agustus maka saya memutuskan untuk mengikuti wisuda periode September 2017.

6. Setelah mendapatkan gelar Amd. Pel., Selanjutnya mengikuti Ujian Keahlian Pelaut (UKP Pasca-prala) dan telah dinyatakan lulus dalam ujian tersebut untuk mendapatkan gelar ijazah profesi Ahli Nautika Tingkat III (ANT III).


Ada yang lebih menarik disini 

Mengenai Ujian Keahlian Pelaut (UKP Pasca-Prala) yaitu mengenai sistem pelaksanaan ujian tersebut.

Sebelumnya, UKP Pasca-Prala dilaksanakan secara tertulis. Setelah adanya peraturan baru, maka sistem ujian yang sebelumnya tertulis dirubah menjadi sistem CBA (Computer Base Assessment).

Yang membedakan antara Ujian Sebelumnya Tertulis dengan Ujian CBA yaitu pada periode Ujian Tertulis, dilaksanakan setiap 3 (tiga) bulan sekali, sedangkan Ujian CBA rencana akan dilaksanakan setiap 1 (satu) bulan sekali.

Disamping itu, bagi yang dinyatakan belum lolos (mengulang) pada periode Ujian Tertulis, maka akan diberi 3 (tiga) kali kesempatan untuk mengulang pada mata uji yang belum lolos. Lebih dari 3 (tiga) kali ujian ulang berarti harus mengulang seluruhnya dari awal.

Bayangkan saja jika satu periode ujian saja dilaksanakan setiap 3 bulan sekali, berapa lama lagi harus menunggu seandainya hasil ujian belum lolos??? 

Singkat cerita, pada saat saya mendaftarkan diri mengikuti UKP Pasca-Prala, pada saat itu juga sistem ujian telah dinyatakan fix beralih dari Ujian Tertulis menjadi Ujian CBA.

Ujian CBA Perdana 

Dilaksanakan pada bulan Desember 2017. Menurut saya pribadi, sistem Ujian CBA ini belum sepenuhnya siap dilaksanakan, karena pada kenyataannya pelaksanaan tidak sesuai rencana. Yang awalnya dijadwalkan setiap satu bulan sekali, pada kenyataannya 2 (dua) bulan sekali dalam pelaksanaan.

Hal ini tentu sangat tidak efektif bagi peserta ujian. Walaupun Ujian CBA menerapkan aturan dan memberikan kesempatan setidaknya maksimal 1th terhitung mulai bulan pertama kali melaksanakan ujian harus sudah lolos semua mata uji.

Sistem penilaian pun sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Dalam ujian CBA menggunakan sistem penilaian yang jika 1 (satu) soal benar mendapat poin 2, jika 1 (satu) soal salah maka poin dikurang 1 (satu) dan tidak dijawab sama sekali maka dianggap salah (dikurang 1 (satu) poin)

Dengan bentuk soal pilihan ganda, setiap soal terdapat pilihan jawaban "I don't Know" yang nantinya jika tidak tahu jawabannya, dapat menjadi opsi terakhir karena pilihan jawaban tersebut dianggap/mendapat nilai 0 (nol).

Pokoknya ada pahit manisnya selama melaksanakan ujian CBA Pasca-Prala, yang tidak akan saya tulis disini. Tetapi saya siap untuk berbagi pengalaman selama ujian CBA tersebut. Bahkan jika berkenan, saya akan memberikan trik & tips untuk menghadapi ujian CBA ini.

Alhamdulillah.. sekian lamanya berjuang, bertempur, bergulat, ber apa lagi ya.. hahaha yang pasti berjuang menghadapi ujian CBA, akhirnya saya dinyatakan lulus ujian CBA Pasca-Prala.

Bagi peserta ujian yang dinyatakan lolos ujian CBA Pasca-Prala, secepatnya harus mengurus dokumen-dokumen serta sertifikat-sertifikat yang nantinya akan digunakan untuk pemberkasan ijazah profesi Ahli Nautika Tingkat III (ANT III).

Pemberkasan ijazah dapat dilakukan di setiap lembaga diklat baik di Semarang, Jakarta, Makassar, dll.

Sebenarnya di kampus tercinta saya AKPELNI Semarang pun dapat melaksanakan pemberkasan ijazah profesi. Tetapi saya memutuskan untuk pemberkasan di Jakarta, tepatnya di STIP Jakarta.

Syarat Updating Ijazah ANT III Operational - STIP Jakarta

Alhamdulillah, saya sudah melengkapi semua persyaratan tersebut di atas. Tepat pada hari Senin, 13 Agustus 2018 mulai duduk updating. Rencana duduk 3 (tiga) hari per 2 (dua) minggu setiap hari senin dan selasa.

Semoga semuanya lancar dan berjalan dengan semestinya. 
Semoga secepatnya saya memegang ijazah profesi dan segera mendapat gelar Ahli Nautika Tingkat III (ANT III).
Semoga saya segera kembali berlayar lagi.
Semoga saya bisa sukses mengabdi, mencari rejeki di dunia pelayaran.
Jalesveva Jayamahe
Di laut kita JAYA, di darat kita JAYA
Amin..

1 Response to "Proses Meraih Gelar Profesi Ahli Nautika Tingkat III (ANT III) - Pelayaran Niaga"


  1. Klo kuliah kn ada jenjang S1, kemudian S2 gitu kan mas, klo pendidikan pelayaaran tingkatannya tu camana y mas

    ReplyDelete
Demi kenyamanan bersama, dimohon berkomentar dengan kata-kata yang baik dan sopan. Mohon maaf, komentar yang berisi "link aktif" akan auto detected spam.

Jika tulisan ini layak untuk disebarluaskan, silahkan bagikan ke semua teman-teman sosial media baik manual (share link) atau dengan klik tombol bagikan yang sudah saya sediakan dibawah bagian akhir setiap tulisan.

Salam Satu Sea
"Di laut kita jaya, di darat kita berkarya"
Bravo - Pelaut Indonesia

Terima kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel