Yang Lalu Biarlah Berlalu Sebab Hari Ini Adalah Milik Anda dan Biarkan Masa Depan Datang Dengan Sendirinya

Tiada guna memikirkan masa lalu, lebih baik pikirin masa depan


Meratapi masa lalu yang sudah terjadi merupakan tindakan yang sangat bodoh dan gila. Sama halnya membunuh semangat, memupuskan harapan, membakar habis tekad dan membuang semua waktunya yang sangat berharga serta menimbun masa depan yang belum terjadi dengan puing puing kehancuran.

Bagi mereka yang bisa berpikir jernih, semua berkas masa lalu akan dilipat, diikat rapat rapat dan disusun rapi dalam brankas penglupaan. Ditutup rapat, bahkan dikunci dengan gembok dan buang jauh jauh kuncinya agar tak dapat dibuka dan dilihat kembali.

Begitu akan mudah melupakan semua memory pahit yang pernah terjadi, karena kesedihan tak dapat mengembalikan semuanya, keresahan tak mampu merubah keadaan bahkan kegalauan hanya dapat merusak keadaan yang akan membuatnya semakin memburuk.

Maka dari itu, janganlah hidup dalam bayang bayang masa lalu silam. Masa depan anda sangatlah berharga, jangan menghancurkannya hanya dengan tindakan bodoh yang anda lakukan dengan terus menerus meratapi kegalauan dan hidup dalam bayang bayang semu. 

Ibarat kata, tak mungkin anda kembalikan air yang sudah mengalir ke hilir kembali ke hulu, atau air hujan yang telah jatuh ke bumi untuk kembali keatas awan, tak mungkin juga mengembalikan matahari yang trlah terbenam ke tempat terbitnya, bahkan tak mungkin juga mengembalikan seorang bayi yang telah lahir ke dunia yang fana ini kembali lagi ke dalam rahim ibunya.

Meratapi masalalu, sama halnya memulai hidup dengan kehancuran, mengendurkan semangat juang, meluluh lantakkan tekad untuk bangkit serta membuang cuma cuma waktu yang sangat berharga disetiap detik, menit yang akan berlalu.

Orang yang gemar meratapi masalalunya, sama halnya dengan orang yang menumbuk tepung, menggergaji serbuk kayu, menggiling daging yang sudah halus serta merenovasi istana yang telah berdiri kokoh nan indah.

Adalah suatu bencana besar, jika kita masih hidup dalam kegalauan masa lalu, hidup dalam keresahan dan kegundahan akan masa depan yang belum terjadi. Sama halnya kita mengabaikan istana istana megah nan mewah di depan sana dengan sibuk meratapi hidup dengan puing puing yang telah usang dan lapuk.

Untuk itu, marilah kita sedikit untuk membuka pikiran kita, merubah mindset kita agar dapat melihat kesempatan, adanya celah kehidupan untuk bangkit dari kegalauan. Jangan sesekali menoleh kebelakang, biarkan yang lalu berlalu, jadikan semua itu pelajaran yang berarti untuk melanjutkan hidup yang begitu berharga ini.

Belajarlah dari angin yang selalu berhembus ke depan, khafilah yang selalu berjalan ke depan, bahkan segala sesuatu yang ada disekitar kita bergerak menuju ke depan. Jangan sesekali melawan realita kehidupan.
Yang Lalu Biarlah Berlalu Sebab Hari Ini Adalah Milik Anda dan Biarkan Masa Depan Datang Dengan Sendirinya - Soma Arna A

Awali pagi hari anda dengan sebuah senyuman. Berdiri di depan cermin, lihatlah bayangan anda. Katakan dengan tegas bahwa aku bisa, aku pasti bisa. 

Hari ini yang masih pagi, cerah terang benderang, jangan menunggu sore hari. Hari ini yang akan kita jalani, bukan hari kemarin atau hari esok yang akan datang. Fokuslah apa yang akan kita lakukan untuk hari ini. Biarkan matahari menyinari hidup anda hari ini.

Hari ini adalah milik anda. Jadikanlah setiap detiknya, setiap menitnya yang akan kita jalani layaknya ribuan tahun. Begitu berharganya waktu kita hari ini, dan begitu berartinya setiap deti, menit untuk dilewatkan begitu saja.

Tanamkan kebaikan kebaikan dalam diri, jangan biarkan dirimu melewatkan waktu yang sangat berharga hanya dengan duduk termenung disebuah ruangan, atau bahkan hanya dengan tidur-tiduran diatas ranjang yang empuk. Segera bangkit, keluarlah dari zona nyamanmu saat ini, lakukan hal-hal yang bermanfaat, mulai dari hal kecil seperti menata spray, membersihakn tempat tidurmu, merapikan isi ruangan kamarmu, dan masih banyak kebaikan yang dapat kamu lakukan.

Lakukanlah kebaikan kebaikan layaknya hidup hanya untuk hari ini. Dengan begitu, akan dengan mudah melupakan masa lalu yang telah terjadi. Katakan pada diri bahwa aku akan berbuat seribu kebaikan untuk hari ini.

Wahai masa laluku yang telah usai, tenggelamlah bersama mataharimu. Aku tak akan pernah menyesali kepergianmu, kamu juga tak akan pernah melihatku lagi termenung meratapimu. Pergi dan tinggalkanku untuk selama lamanya dan jangan pernah kembali lagi walaupun hanya sedetik.

Wahai masa depanku, engkau masih gaib, aku tak akan lagi meresahkan apa yang akan terjadi hari esok, tak akan lagi risau untuk memikirkanmu lagi. Karena semua akan terjadi begitu saja, bahkan tak akan ada apa apa lagi untuk esok hari dan seterusnya.


Allah SWT berfirman:
"Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan."(QS. An-Nahl 16: Ayat 1).

Jangan pernah mendahului sesuatu yang belum terjadi,  itu sama halnya anda akan memetik buah dari pohonnya yang belum masak. Biarlah apa yang akan terjadi nanti menjadi rahasia Allah SWT untuk setiap umat-Nya yang beriman.

Mereka yang menangis meratapi nasibnya yang akan terjadi padanya, resah dan gelisah akan masa depannya kelak bagaimana, itu sama halnya menyangka dirinya akan hidup kelaparan, hidup dalam penderitaan, hidup dalam kemiskinan, hidup dalam kesakitan.

Biarkanlah masa depan datang dengan sendirinya. Jangan sesekali menanyakan kabar baiknya, atau mengkhawatirkan segala sesuatunya yang belum tentu terjadi. Janganlah berangan-angan akan sesuatu hal dengan sangat berlebihan.

#akubisaa

4 Responses to "Yang Lalu Biarlah Berlalu Sebab Hari Ini Adalah Milik Anda dan Biarkan Masa Depan Datang Dengan Sendirinya"

Demi kenyamanan bersama, dimohon berkomentar dengan kata-kata yang baik dan sopan. Mohon maaf, komentar yang berisi "link aktif" akan auto detected spam.

Jika tulisan ini layak untuk disebarluaskan, silahkan bagikan ke semua teman-teman sosial media baik manual (share link) atau dengan klik tombol bagikan yang sudah saya sediakan dibawah bagian akhir setiap tulisan.

Salam Satu Sea
"Di laut kita jaya, di darat kita berkarya"
Bravo - Pelaut Indonesia

Terima kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel